Menuju 1 Dekade Ketua GMNI Kendari Dorong Konsolidasi Organisasi dan Kolaborasi
Konferensi Daerah DPD GMNI Sulawesi Tenggara II dengan tema Isu Strategis Pemilu, Inflasi, Stunting dan Hilirisasi Nikel.
Pemilu dan pesta demokrasi adalah kedaulatan rakyat satu-satunya sehingga tidak bisa kita lewatkan begitu saja. Rakyat jangan hanya dijadikan objek pengepul suara oleh para politisi yang mempunyai kepentingan individu dan kelompok, majunya suatu daerah tidak terlepas dari keterlibatan pemuda baik dalam fungsi pengawasannya maupun mengejewantahkan pemikirannya ditengah masyarakat dengan berbagai masalah yang kompleksitas.
Sehingga peluang dan kesempatan generasi muda harus kita manfaatkan sebagai cikal bakal melahirkan kepemimpinan yang ideal seperti yang kita harapkan bersama. Diskusi dan dialog tentang kepemimpinan harus terus berkelanjutan dan digaungkan untuk menyongsong pemilu tahun 2024 sekaligus menjawab peluang bonus demografi dan Indonesia emas kedepan.
Menghadapi transformasi kepemimpinan nasional dan politik elektoral peran pemuda harus menjadi garda terdepan dalam menciptakan pemilu yang berkualitas, demokratis dan substansial.
Terlepas dari itu, kita terus mendorong memberikan keyakinan perubahan yang fundamental, kewenangan strategis kepada setiap orang yang diberikan tanggung jawab dalam menjawab dan mengakselerasi kepentingan masyarakat, karena sejatinya politik adalah panggilan untuk mengabdi pada masyarakat bukan mengedepankan syahwat dan ambisi untuk berkuasa.
Kedepan dalam menghadapi momentum pemilu 2024 sebagai generasi muda harus selektif dalam memilih pemimpin, harus menjadi cermin dan pionir untuk masyarakat yang di pimpinannya. Kekuatan pemuda harus menjadi ikon dan rol model dalam mempengaruhi sirkulasi pergantian kekuasaan dan kepemimpinan dalam suatu daerah, mampu menciptakan terobosan dan program yang bisa dijalankan dalam ruang lingkup pemerintahan.
Transformasi kepemimpinan politik 2024 adalah peluang besar untuk generasi muda, sudah waktunya menjadi bagian dari kontestan untuk mengikuti kompetisi dan menjadi penekan kontrol sosial dalam kualitas demokrasi yang lebih baik agar kepemimpinan politik yang dihasilkan terlegitimasi oleh rakyat secara total.
Setiap pemimpin politik yang hadir pasti mempunyai kepentingan bagaimana menjaga iklim kebijakan ekonomi, sehingga terasa perlu kita juga membutuhkan pemimpin politik yang hadir berkarakter dan berparadigma revolusioner.
Kepemipinan revolusioner dalam derajat tertentu diperlukan, misalnya melepaskan diri dari ketergantungan dalam mengambil kebijakan politik dan mengkondisikan kemandirian daerah, yang jelas perjalanan kepemimpinan disegala level selalu punya gaya tersendiri, tetapi hal yang menjadi penting adalah bagaimana ia menjadikan rakyat sebagai orientasi utama, betul-betul mengilhami dan mengimani tentang hakikat dan konsep kepemimpinan yang sesungguhnya.
Perjalanan kepemimpinan telah memberikan banyak pelajaran apa lagi dalam sirkulasi politik elektoral, bagaimana pemimpin daerah menjaminkan masa depan yang baik kepada masyarakat misalnya kebijakan tentang jaminan pendidikan yang berorientasi kepada masa depan generasi, menyediakan peluang pekerjaan untuk mengurangi angka pengangguran, menjaga stablitas ekonomi masyarakat dengan bertopang kepada ekonomi kerakyatan sehingga betul-betul menjadi tepat sasaran.
Harapanya menghadapi satu dekade GMNI Kendari barisan anggota dan kader bisa terus kokoh, merapikan berbagai gerakan yang ada di setiap lintasan komponen dan apa yang menjadi cita-cita Marhaenis yang sejati bisa terakomodir dengan baik. Kita sedang menuju di sana, kamu GMNI saya GMNI, apapun yang terjadi pada GMNI terjadi pada kita semua.



Komentar
Posting Komentar