Sukses Meriahkan Festival Budaya, KPMM Apresiasi Antusias Masyarakat
Sukses Meriahkan Festival Budaya, KPMM Apresiasi Antusias Masyarakat
Muna Barat - Kesatuan Pemuda Mahasiswa Maperaha (KPMM) sukses menggelar malam puncak Pentas Budaya Tradisional sebagai penutup dari rentetan kegiatan HUT RI yang ke 78 Tahun.
Tema kegiatan Membangkitkan Semangat Pemuda Yang Berjiwa Nasionalisme dan Mengembangkan Eksistensi Budaya Lokal. Tema tersebut sebagai diangkat sebagai upaya membangun jiwa dan semangat pemuda dan masyarakat tentang HUT RI yang ke 78 tahun sekaligus meningkatkan jiwa nasionalisme.
Disisi lain dapat mengembangkan eksistensi budaya lokal karena seiring dengan perkembangan zaman globalisasi modernisasi budaya lokal seakan mulai terkikis sehingga ini akan sangat berpengaruh kepada generasi muda dan bisa menggerogoti pikiran untuk apatis terhadap kebudayaan.
Pendiri Kesatuan Pemuda Mahasiswa Maperaha (KPMM), Jupran mengatakan kegiatan ini esensinya bisa membangun dan merawat kebersamaan di momentum HUT RI, apa lagi kehadiran generasi muda mahasiswa bisa menjadi faktor pendorong untuk meningkatkan pertumbuhan daerah dengan terus memajukan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada.
"Diera yang serba cepat dan semakin canggih ini generasi muda harus bisa memanfaatkan peluang dan mengejawantahkan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat," ujarnya.
Ia juga mengingatkan banyak generasi muda dan masyarakat yang melupakan budaya sendiri karena menganggap budaya asing merupakan budaya yang lebih modern dan Tren di masa kini.
Termasuk nilai-nilai luhur bangsa yang banyak diabaikan bahkan sejarah pun tak banyak di ketahui di kalangan pemuda dan mahasiswa, rasa apatis hampir terjadi disebagian besar generasi muda.
Sehingga lewat momentum ini, peran pemuda dan mahasiswa harus bisa menjadi pilar, penggerak, dan pengawal jalannya pembangunan daerah dan merawat kebudayaan lokal.
Sementara Ketua Kesatuan Pemuda Mahasiswa Maperaha (KPMM) yang diwakili oleh Stering Comite, Isman mengatakan kegiatan festival olahraga dan pentas budaya tradisional salah satu program kerja yang dicanangkan pada saat melakukan rapat kerja sekaligus kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi masyarakat dalam memeriahkan momentum 17 Agustus 2023.
"Ini kegiatan sebagai hajatan tahunan yang di selenggarakan setiap memperingati HUT RI. Harapannya kepada generasi muda dan masyarakat bisa terus diingatkan sejarah perjuangan pemuda di masa penjajahan. Makanya itu, keberadaan kita harus bisa memberi nilai positif dan memberi perubahan yang bermakna di tengah masyarakat," ujarnya.
Ia juga membeberkan, tengah kondisi bangsa yang dilanda dengan banyak persoalan tergerusnya nilai-nilai kebudayaan lokal membuat kita tidak bisa menutup mata.
Nilai yang terkandung dalam filosofi bangsa indonesia sangat banyak menyimpan makna dan arti untuk menjadi refleksi dan evaluasi. Olehnya itu kita harus melanjutkan harapan dan semangat perjuangan pemuda terdahulu.
"Kami dari Kesatuan Pemuda Mahasiswa Maperaha ( KPMM ) akan terus memperingati momentum hari besar dan bersejarah setiap tahunnnya sebagai bukti dan komitmen kami menjaga semangat keberagaman gotong royong dan solidaritas bersama masyarakat," tegasnya.
Membangun sikap persatuan dan toleransi melalui organisasi dan jejaring sosial yang luas, generasi muda dapat memainkan peran yang lebih besar dan penting untuk mengawal jalannya pembangunan serta mendedikasikan dirinya dalam berbagai persoalan masyarakat.
Sementara, Ketua Panitia Siti Armada Sari mengapresiasi seluruh pihak dalam mendukung kegiatan tersebut, apa lagi ini adalah malam puncak.
"Kita ingin memberikan pesan dan kesan yang terbaik untuk masyarakat dan ingin terus mempertahankan budaya lokal kita sebagai masyarakat Muna," tegasnya.
Ia juga membeberkan, kegiatan malam puncak ini akan di selenggarakan di lapangan Desa Maperaha dengan berbagai pertunjukan yang bisa memberikan ingatan kolektif masa lalu kepada masyarakat.
Sementara sebelumnya, Plt Kepala Desa Damulin sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Kesatuan Pemuda Mahasiswa Maperaha (KPMM). Ini menunjukan kekompakan dan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) maperaha semakin maju dan berkembang.
Tak hanya itu, ia berharap agar mahasiswa bisa bersinergi dengan Pemerintah Desa untuk membangun kampung halaman yang kita cintai ini.
"Semoga kegiatan seperti ini sebagai ajang silaturahmi, membangun kebersamaan dan solidaritas sesama pemuda dan masyarakat," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi antusias masyarakat yang sangat bersuka ria dan bahagia atas partisipasi dalam kegiatan tersebut, ikut melaksanakan kegiatan modero, silat Muna dan gambus. Selama ini, kehadiran mahasiswa dan pemuda cukup menjadi daya tarik untuk masyarakat yang bisa memberikan ide dan gagasannya.
"Kreativitas dan inovasi yang kita butuhkan pemuda sekarang hujan mewarnai kampung halaman yang kita cintai ini," bebernya.
Sebelumnya kegiatan ini sebagai hajatan tahunan dan rutinitas yang diselenggarakan oleh Kesatuan Pemuda Mahasiswa Maperaha (KPMM) setiap memperingati HUT RI di bulan Agustus dengan semarak berbagai kegiatan.
Kegiatan tersebut dibuka pada tanggal 12 diiringi dengan pertunjukan silat muna yang dilakukan oleh pemuda bertempat di lapangan Desa Maperaha dengan berbagai item kegiatan yang dilaksanakan adalah sepak bola, sepak takraw, bola gotong dan lomba makan kerupuk, rambi wuna.
Penulis : Rasmin Jaya



Komentar
Posting Komentar