Ramaikan Semarak HUT RI KPMM Gelar Festival dan Pentas Budaya

KPMM Gelar Festival Olahraga dan Pentas Budaya Tradisional Memperingati HUT RI yang ke 78 Tahun 

Muna Barat - Kesatuan Pemuda Mahasiswa Maperaha (KPMM) menggelar Festival Olahraga dan Pentas Budaya Tradisional, kegiatan tersebut sebagai hajatan tahunan dan rutinitas yang diselenggarakan setiap memperingati HUT RI di bulan Agustus.

Kegiatan tersebut di iringi dengan pertunjukan silat muna yang dilakukan oleh pemuda bertempat di lapangan Desa Maperaha. Adapun item kegiatan yang dilaksanakan adalah sepak bola, sepak takraw, bola gotong dan lomba makan kerupuk, rambi wuna.

Tema kegiatan Membangkitkan Semangat Pemuda Yang Berjiwa Nasionalisme dan Mengembangkan Eksistensi Budaya Lokal. Tema tersebut sebagai upaya membangun jiwa dan semangat pemuda dan masyarakat tentang HUT RI yang ke 78 tahun sekaligus meningkatkan jiwa nasionalisme.

Disisi lain dapat mengembangkan eksistensi budaya lokal karena seiring dengan perkembangan zaman globalisasi modernisasi budaya lokal seakan mulai terkikis sehingga ini akan sangat berpengaruh kepada generasi muda dan bisa menggerogoti pikiran untuk apatis terhadap kebudayaan.

Pernyataan tersebut juga di sampaikan oleh salah satu tokoh pemuda sekaligus pendiri Kesatuan Pemuda Mahasiswa Maperaha (KPMM), Jupran bahwa kegiatan ini esensinya bisa membangun dan merawat kebersamaan di momentum HUT RI, apa lagi kehadiran generasi muda mahasiswa bisa menjadi faktor pendorong untuk meningkatkan pertumbuhan daerah dengan terus memajukan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada.

"Diera yang serba cepat dan semakin canggih ini generasi muda harus bisa memanfaatkan peluang dan mengejawantahkan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat, karena itu salah satu tridharma perguruan tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat," bebernya pada, Jumat (12/8/2023) di Muna Barat.

Ia juga mengingatkan banyak generasi muda dan masyarakat yang melupakan budaya sendiri karena menganggap budaya asing merupakan budaya yang lebih modern dan Tren di masa kini.

Termasuk nilai-nilai luhur bangsa yang banyak diabaikan bahkan sejarah pun tak banyak di ketahui di kalangan pemuda dan mahasiswa, rasa apatis hampir terjadi disebagian besar generasi muda.

Sehingga lewat momentum ini, peran pemuda dan mahasiswa harus bisa menjadi pilar, penggerak, dan pengawal jalannya pembangunan daerah dan merawat kebudayaan lokal.

Sementara Ketua Kesatuan Pemuda Mahasiswa Maperaha (KPMM) Faisal mengatakan kegiatan festival olahraga dan pentas budaya tradisional salah satu program kerja yang dicanangkan pada saat melakukan rapat kerja sekaligus kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi masyarakat dalam memeriahkan momentum 17 Agustus 2023.

"Ini kegiatan sebagai hajatan tahunan yang di selenggarakan setiap memperingati HUT RI. Harapannya kepada generasi muda dan masyarakat bisa terus diingatkan sejarah perjuangan pemuda di masa penjajahan. Makanya itu, keberadaan kita harus bisa memberi nilai positif dan memberi perubahan yang bermakna di tengah masyarakat," ujarnya.

Ia juga membeberkan, tengah kondisi bangsa yang dilanda dengan banyak persoalan tergerusnya nilai-nilai kebudayaan lokal membuat kita tidak bisa menutup mata. 

Nilai yang terkandung dalam filosofi bangsa indonesia sangat banyak menyimpan makna dan arti untuk menjadi refleksi dan evaluasi. Olehnya itu kita harus melanjutkan harapan dan semangat perjuangan pemuda terdahulu.

"Kami dari Kesatuan Pemuda Mahasiswa Maperaha ( KPMM ) akan terus memperingati momentum hari besar dan bersejarah setiap tahunnnya sebagai bukti dan komitmen kami menjaga semangat keberagaman gotong royong dan solidaritas bersama masyarakat," tegasnya.

Membangun sikap persatuan dan toleransi melalui organisasi dan jejaring sosial yang luas, generasi muda dapat memainkan peran yang lebih besar dan penting untuk mengawal jalannya pembangunan serta mendedikasikan dirinya dalam berbagai persoalan masyarakat.

Sementara, Plt Kepala Desa Maperaha, Damulin mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Kesatuan Pemuda Mahasiswa Maperaha (KPMM). Ini menunjukan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) maperaha semakin maju dan berkembang.

Tak hanya itu, ia berharap agar mahasiswa bisa bersinergi dengan Pemerintah Desa untuk membangun kampung halaman yang kita cintai ini.

"Semoga kegiatan seperti ini bisa terus di laksanakan sekaligus ini sebagai ajang silaturahmi, membangun kebersamaan dan solidaritas sesama pemuda dan masyarakat," ujarnya.

Terakhir, sala satu masyarakat Desa Maperaha, Sumiati sangat bersuka ria dan bahagia bisa ikut berpatisipasi dalam kegiatan tersebut. Karena selama ini, kehadiran mahasiswa dan pemuda cukup menjadi daya tarik untuk masyarakat yang bisa memberikan ide dan gagasannya.

"Kreativitas dan inovasi yang kita butuhkan pemuda sekarang hujan mewarnai kampung halaman yang kita cintai ini," bebernya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Sawerigadi, Kapolsek Sawerigadi, Plt Kepala Desa Maperaha, Perangkat Desa dan seluruh masyarakat Desa Maperaha Muna Barat.

Penulis : Rasmin Jaya

Komentar

Postingan Populer