HUT Muna Barat Ke 8 Tahun Pentingnya Di Jadikan Momentum Refleksi Dan Evaluasi

 HUT Muna Barat Yang Ke 8 Tahun Pentingnya Di Jadikan Momentum Refleksi Dan Evaluasi.

Rasmin Jaya 

Pemuda Muna Barat.

Di momentum HUT Muna Barat pentingnya di jadikan sebagai momentum refleksi dan evaluasi. di tengah ingar bingar euforia moment ramah tamah memperingati hari ulang tahun Muna Barat yang ke 8 tahun bertempat di lapangan desa marobea Muna Barat  pastinya kebahagiaan yang mendalam turut tercurahkan kepada hati masyarakat yang merasakan maupun kepada seluruh elemen dan komponen pejuang pemekaran Muna barat pada umumnya. Pemerintah dan elit politik daerah  harus menyadari bahwa momentum tersebut harus di jadikan sebagai refleksi dan evaluasi mengukur kinerja pemerintahan yang berjalan selama 8 tahun belakangan. banyak hal yang harus di benahi dalam struktur pemerintahan maupun dalam hal pembangunan daerah. sebagai Daerah Otonomi Baru yang mekar pada tahun 2014 banyak catatan kritis yang harus kita lihat dari berbagai sisi baik politik, ekonomi, budaya dan pembangunan daerah itu sendiri.

Rasmin Jaya sala satu pemuda muna barat mengatakan cita-cita terbentuknya Daerah Otonomi Baru adalah sebagai upaya mempercepat pembangunan daerah dan pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh agar tersentuh secara maksimal kebutuhan yang mendasar baik kebutuhan skunder maupun primer. tak hanya itu tokoh pemuda muna barat ini yang juga sala satu alumni SMA N 2 Kusambi mengingatkan kepada pemerintah daerah maupun elit-elit politik lokal agar tak menjadikan acara ramah tamah dan Hari Ulang Tahun muna barat ini sebagai euforia dengan kucuran anggaran yang begitu besar tetapi harus di jadikan evaluasi karena banyak kesenjangan yang lahir di tengah-tengah masyarakat yang luput untuk di liput.

Pemerintah daerah dalam hal ini PJ bupati muna barat Bahri harus menyadari itu, apa lagi proses pergantian kekuasaan banyak di kepung masalah dalam struktur pemerintahan daerah maupun masalah di setiap SKPD muna barat.

Demisioner ketua KPMM ini juga menegaskan agar pejabat-pejabat daerah tak hanya menjadikan daerah muna barat sebagai upaya menanamkan kepentingan pribadi apa lagi harus menjadikan batu loncatan untuk kepentingan jabatan, tetapi harus betul-betul berkhidmat punya iktikad baik bekerja dan mengabdi untuk masyarakat banyak. 

Sala satu masyarakat mengatakan yang enggan di sebutkan namanya ‘kalau dua atau tiga tahun yang lalu saya berani berharap pada pemerintah untuk mengubah nasib rakyat yang hari ini masih terus berkabung dengan dalam keterbelakangan, berharap pada partai politik untuk memikirkan kepentingan aspirasi masyarakat, mencoba sedikit beradaptasi dengan masyarakat bukan hanya di saat menjelang pilkada atau momentum politik tetapi juga di saat-saat masyarakat membutuhkan mereka harus hadir. di sisi lain juga bisa memberikan edukasi dan sosialisasi politik secara cerdas, berharap pada DPRD untuk menyuarakan aspirasi rakyat namun itu hanya sedikit dari beberapa sekian harapan dan ekspektasi yang harus kita telan meskipun getir. peran dan fungsi mereka memang harus segera di tinjau kembali, tak ada orang lain yang bisa mengubah nasib kita selain diri kita sendiri. Tuturnya 

Lebih lanjut padahal program, visi misi pemerintah daerah saat ini cukup banyak namun ini hanya terpampang rapi pada dokumen-dokumen pemerintahan tanpa ada aktualisasi dan realisasi pada masyarakat. lebih-lebih tentang persoalan keuangan daerah yang ada pada anggaran APBD belum memberikan jaminan kesejahteraan masyarakat dan perputaran ekonomi secara baik, orientasinya tak menjamin untuk sasaran jangka panjang. padahal mekarannya muna barat harusnya menjadi proses pembenahan daerah yang berkemajuan namun itu hanyalah diskusi yang di sajikan di atas meja kekuasaan dan pemerintahan. 

Terakhir Rasmin Jaya mengharapkan pemerintah dan elit politik agar lebih berupaya semaksimal mungkin memasifkan konsep pembangunan jangka panjang agar cita-cita daerah otonomi baru dapat di nikmati secara keseluruhan masyarakat tidak hanya kalangan elit politik. Tak hanya itu tentunya kami juga sebagai generasi muda selalu berupaya memberikan ide dan gagasan untuk daerah dan terus mendorong sumbar daya manusia sebagai cikal bakal perubahan dan pengelolaan sumber daya alam namun hal ini juga perlu adanya dukungan dari pemerintah dan stekholder yang ada sebab demikian masalah tersebut tak hanya di beban tanggung jawabkan hanya pada generasi muda saja, perlu ada dorongan tentunya.’Tuturnya.

Komentar

Postingan Populer